OSPEM 2008

penyematan simbolis

Penyematan Tanda Peserta Secara

Penerimaan siswa baru MAN II kediri yang berlangsung kurang lebih 2 minggu dari tanggal 25 juni-8juli 2008. dari 1200 peserta dapat disaring 375 siswa. Di satu sisi OSIS MAN II kediri sedang sibuk untuk mempersiapkan OSPEM (Orientasi Pengenalan Madrasah). Kali ini OSPEM di kemas dalam kegiatan yang berbeda. Tidak hanya OSIS saja yang yang mejalankan kepanitiaan OSPEM ini, namun OSIS juga melibatkan pengurus PeDe (Pengembangan Diri) untuk pelaksanaannya . Moh Haris selaku ketua panitia OSPEM menegaskan” panitia gabungan ini dbentuk untuk meningkatkan solidaritas sesame anggota organisasai dan sesame anggota almamater MAN II Kota Kediri.”

Hari pertama (10 Juli 2008) adalah PRA OSPEM yaitu pengenalan dengan skala besar tentang kegiatan OSPEM kedepan. Di anatranya adalah membentuk pasukan upacara . hari kedua OSPEM di buka oleh pak Djoko (Waka-Litbang)selaku wakil kepala Madrasah. Di lanjutkan dengan seleksi paskibra oleh kakak-kakak dari PSKIBRA Tidak lupa pengenalan Pe-De (Pengembangan Diri) dari masing-masing organisasi.

Pada kesempatan pengenalan diri dimulai oleh PD BMK (imbingan Membaca Kitab)yang diwakili oleh Siti Andriani. Dilanjutkan PKS (Petugas Keamanan Sekolah) oleh Saudara Ikhwan, Pe-de Lukis diperkenalkan langsung oleh Haris yang juga merangkap ketua panitia OSPEM. Qiroah diperkenalkan oleh Dewi, Hadrah oleh Ni’am, Pencak Silat PORSIGAl oleh Pelatih Rohmanto, Jurnalis Disampaikan Oleh

Mbak Eka (ketua) dan Saudara Poerwanto, KIR (Kelompok Ilmiyah Remaja) Charis Murdoko, PMR oleh Binti dan Anik, PA oleh Asngat dan Ulfa.Karate,paskibra dan TIJ(teknologi informatika jaringan)oleh Siti andriyani selaku MC, Pramuka oleh Eko Widiyanto dan Yekti Endah(pradana dan pradani),teater oleh Elva, seni musik oleh yusuf , Volly oleh kurnia, sepak bola oleh sofiullah dan ahsan dan yang terakhir adalah OSIS yang di wakili oleh para pengurus harian.

Hari ketiga di isi dengan materi tentang Tata tertib oleh bapak Sokhib, disana belau menghimbau agar nilai-nilai ketertiban itu dapat ditularkan kepad teman-teman yan lain, sehingga saling mengingatkan untuk bertindak dan berperilaku tertib. Untuk sesi Keterampilan disampaikan langsung oleh Pak Luki Satoto selaku Waka Ketrampilan. Beliau memaparkan semua jenis jurusan ketrampilan yang ada di MAN II Kota kediri ini. Beliau juga menegaskan bahwa semua jurusan keterampilan yang ada aadalah mulog (muatan local) yang wajib diikuti, karena nilainya akan masuk pada rapot regular danmempengaruhi kenaikan kelas seorang siswa. Lebih dari itu, keterampilan yang ada diharap mampu menjadi bekal tambahan usai menuntut ilmu di Almamater tercinta ini.

Usai pengarahan dari Tatib dan Ketrampilan, acara dilanjutkan dengan game yang dipandu langsung oleh pihak perwakilan sponsor. Dari permen Relaxa membuka acara gam panco, tat arias dan lomba kreatif dengan membuat handgrift dari bungkus permen Relaxa. Dalam kesempatan ini …… muncul sebagai pemenang. Untuk XL mengajak peserta Ospem untuk melakukan pemilikan kakak Osis ter-faforit. Bagi pemenang disediakan hadiah berupa kartu perdana.

Hari ke empat adalah pengenalan ketrampilan langsung ke bengkel-bengkel. Secara bergiliran siswa baru diajak untuk melihat langsung suasana bengkel, di bengkel Tata Busana anak-anak mendapat penjelasan dari Bu Ratna dan Bu Nur Salamah. Di bengkel Tata Rias Bu Sriwiati menjelaskan panjang lebar tentang hal-ikhwal tat arias .Masuk bengkel Elektro anak-anak mendapatkan penjelas yang gambling dari Pak Joko. Digedung sebelah utara ada bengkel Tatat Boga , Kriya Textil dan Otomotif. Di Bengkel Tata Boka anak-anak bertemu langsung dengan Pak Agus, beliau adalah juara pertama lomba masakan tradisional yang diselenggarakan di Lampung dan Bu Ira Nurdiana. Masuk ke bengkel Kriya Tekstil yang berada di ujung barat Pak Rifai memberikan pandangan tentang teknik kriya tekstil. Pak Bambang Budi

selaku instruktur Otomotif menyampaikan pengantar materi otomotif. Diruang itu pula Pak Bambang terpaksa melakukan pemotongan rambut bagi anak-anak baru yang panjang, ini untuk menunjukkankeseriusan lembaga ini dalam mengajak semuanya untuki disipin.

Tidak lupa juga penjurusan ketrampilan dan seleksi untuk masuk akademis bahasa.IPA dan IPS setelah keliling dari bengkel-bengkel.

Hari ke lima dari OSPEM dimeriahkan dengan OUTBOND dari MAGISTRA UTAMA yang berlangsung 2 hari 1 malam. OutBond digelar dalam suasana yang menyenangkan dan penuh semangat. Disana, Magistra Utama sangat menekankan terciptanya system koordinasi, dimana peserta dapat saling bekerja sama dengan anggota lain, juga ditekankan nilai-nilai kedisiplinan sebagai bekal awal untuk menapaki jenjang pendidikan di MAN II Kota Kediri.

Malam terkhir pelaksananaan Ospem disemarakkan dengan uji mental berjalan di atas batu bara, di sini para pserta di uji mentalnya untuk berjalan di atas batu-bara yang membara yang telah di rendam minyak tanah selama 5jam.maskipun terdapat kecelakaan namun peserta sangat puas sekali.

Hari ke terakhir yaiti materi dri Pemkot kediri tentang wawasan kebangsaan, di anataranya adalah pengenalan HIV/AIDS dari sumbernya langsung, kemudian tentang tatatertib berlalulintas. Kegiatn demi kegiatan selama 7 hari itu akhirnya selesai dan di tutp oleh pak Sokhib. (har)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: