GERAKAN DISIPLIN

BTW, menyampaikan teori itu emang mudah, tapi untuk pelaksanaannya sangat bertolak belakang. Terutama  terkait dengan kedisiplinan, So… eksample untuk berdisiplin berpakaian, baju yang harusnya dimasukkan, badge kelas, almamater n nama yang harusnya terpasang di baju juga masih banyak juga konco-konco yang tidak dapat melaksanakannya.

Kalau kita sadari betul, sebenarnya dengan berdisiplin itu, semuanya akan terasa lebih nyaman, indah, tertib  etc yang baik-baik tok. But, kalo’ kitanya sendiri acuh untuk berdisiplin or disiplin kalo’  hanya karena ada bapak n ibu guru saja sama juga gondrong eh.. bohong.

Maybe mereka yang suka ga mau memasukkan baju (special cowox) punya  beberapa alibi, karena resletingnya rusak, ga pake sabuk, bangkolanya copot or memang maunya gaya, tapi kala dipikir-pikir…. mau gaya denga cara nglombrot kayak gitu ga maco deh! keren mungki?  so pasti tidak juga, n kesan yang paling mencolok kalo cowok bajunya ga dimasukkan itu adlah NDESO!!!! tobe tokinyut alias bersambung….. “Si-Cantik”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: